PERANGKAT INPUT DAN OUTPUT

 PERANGKAT INPUT DAN OUTPUT

Sistem computer mempunyai beberapa perangkat input dan output utama, seperti keyboard, mouse, monitor, dan speaker.

1. Keyboard

Keyboard adalah perangkat input yang terdiri atas beberapa tombol sebara input bagi computer. Ada dua tombol yang dimiliki keyboard, yaitu tombol perintah dan input data. Keyboard terdiri atas tombol-tombol dan beberapa lapisan lain di bawahnya, terdapat lapisan karet/plastik transparan yang mendeteksi tekanan pada tombol. Di bawahnya lapisan plastik tersebut terdapat rangkaian elektronik yang berfungsi meneruskan sinval listrik. Rangkaian tersebut, terdapat rangkaian elektronik yang berfungsi meneruskan sinyal listrik. Rangkaian matrix tombol, sehingga jika salah satu tombol ditekan akan memberikan sinyal berbeda untuk setiap tombolnya. Di bagian bawah, terdapat karet yang berfungsi menahan dari bawah tekanan tombol dari atas.


https://youtu.be/TVfdSWvSBzQ?si=XKHGnuw5mwiR0uFb

2. Mouse

Mouse adalah alat yang digunakan untuk mengendalikan pointer di layar dan memberikan perintah sesuai dengan posisi pointer tersebut. Mouse digunakan cara menggeser pointer ke posisi yang diinginkan, pengguna mouse mulai popular sejak Apple menggunakannya pada Apple Macintosh tahun 1982. Mouse menjadi tidak terpisahkan sejak perubahan "tampilan teks" menjadi tampilan grafis (Graphic User Interface-GUI).

Note: Dahulu computer tidak menggunakan mouse, melainkan system "ketik perintah untuk menjalankan program/aplikasi computer.

Ada dua jenis input pada mouse, yaitu berupa pergerakan pointer berupa input jika tombol di tekan. Pada awalnya, mouse menggunakan bola kecil (trackball) untuk mendeteksi pergerakan mouse. Namun saat ini bola kecil tersebut digantikan dengan lampu LED merah (optical mouse) dan sinar laser (laser mouse).


a. Mouse Optik
Trackball mouse mempunyai kelemahan yaitu kurang akurat, membutuhkan mouse pad dan cepat rusak. Oleh karena itu dikembangkan mouse yang menggunakan cahaya (mouse optic). Mouse optik menggunakan lampu LED merah dibagian bawahnya. Oleh karena menggunakan cahaya, mouse optic tidak membutuhkan permukaan yang licin seperti trackball mouse. Sebagai gantinya, mouse optic nenbutuhkan permukaan yang gelap. Kelemahan mouse optic adalah penggunaan daya yang lebih besar, hal ini karena daya tambahan untuk menghasilkan cahaya.










b. Mouse Laser

Cara kerja mouse laser hampir sama dengan mouse optic. Perbedaannya adalah sumber cahaya LED merah diganti dengan sinar laser. Hal ini akan membuat gambar yang dihasilkan dan ditangkap oleh CMOS akan lebih tajam. Kendala dari mouse laser adalsh harganya yang mahal.

c. Kecepatan dan akurasi

Kecepatan mouse menentukan seberapa cepat komputer menggerakan kursor dilayar, sedangkan akurasi mouse menentukan seberapa akurat pergerakan kursor terhadap pergerakan mouse.

3. Kartu Grafis dan Monitor

Komputer menberikan tampilan dalam bentuk grafis dimonitor, sehingga pengguna dapat memberikan perintah dan input data melalui keyboard atau mouse.

Tanpilan gambar yang ada dimonitor dibangun dari titik titik kecil yang disebut pixel. Saat ini monitor sudah mampu menampilkan gambar dari jutaan titik. Semakin tinggi jumlah pixel dari gambar, maka semakin tajam gambar yang dihasilkan.









Untuk menampilkan dilayar monitor, sinyal dari prosesor computer diterjemahkan oleh kartu grafis. Kartu grafis dapat terpasang menyatu (onboard) dengan motherboard, tetapi juga dapat terpisah.








a. Prosesor dan memori kartu grafis

Kartu grafis juga memiliki prosesor dan RAM, sama halnya dengan motherboard. Prosesor yang dimiliki kartu grafis disebut dengan GPU (Graphic Processing Unit). GPU mengeluarkan panas yang cukup banyak. Oleh sebab itu GPU biasanya ditempatkan didekat kipas casing pada kartu grafis (graphic card).

b. Memilih kartu grafis

Kebutuhan pengguna bermacam macam dalam menggunakan aplikasi. Untuk penggunaan aplikasi yang tidak memerlukan grafik tinggi seperti (email, Ms.Word, dan browser) tidak perlu menggunakan kartu grafis yang berkualitas tinggi dan mahal, tetapi cukup menggunakan kartu grafis sederhana bawaan motherboard (onboard).
Sebaliknya, bagi pengguna yang bekerja dengan aplikasi multimedia seperti aplikasi video editing, photo editing, atau game berkecepatan tinggi, maka perlu menggunakan kartu grafi berkualitas tinggi yang mendukung grafis 3D.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SEO (Search Engine Optimatization)

SISTEM KOMPUTER

SISTEM REPRODUKSI MANUSIA